PROFESSIONAL SERVER

Google Akuisisi Perusahaan Teknologi Spesialias Audio




Serge Lachapelle (Direktur Manajemen Produk di Google Cloud), telah mengumumkan bahwa Google telah mengakuisisi Limes Audio, sebuah perusahaan yang spesialis mengembangkan audio teleconference yang berbasis di  Swedia yang telah ada selama sepuluh tahun.

Adapun  Limes  Audio mengkhususkan diri dalam teknologi audio yang dirancang untuk membuat sistem komunikasi dan  kualitas suara terdengar lebih baik.  Karena itu, Limes Audio bertujuan untuk memecahkan masalah kualitas suara yang buruk yang dialami selama video atau panggilan konferensi. Dan teknologi inilah yang kemudian diminati oleh Google. Hingga akhirnya Googkle mengumumkan untuk mengakuisisi Limes Studio dan berniat  untuk “mengawinkan” teknologi audio yang dikembangkan oleh Limes Audio  dengan teknologi Google.

Dilansir dari AndroidHeadlines, akuisisi Google dan  Limes Audio adalah bertujuan untuk menemukan lebih banyak celah dan peluang  bisnis yang menggunakan sistem konferensi video di layanan yang akan mereka kembangkan. Dan bisa jadi teknologi ini akan disisipkan di perangkat Chromebox dan Google Hangouts, dengan misi bahwa Google ingin memberikan yang  kualitas audio sebaik mungkin pada layanan tersebut.

Lachapelle menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi perancang sistem teknologi video conference adalah bahwa tidak ada hal yang mencakup pengaturan khusus terkait dengan  ruang konferensi, karena mereka datang dalam berbagai bentuk, ukuran dan berbagai hal di dalamnya.

Tim  dari Limes Audio juga gembira untuk  ikut terlibat  dalam pengembangan produk Google terbaru yang akan diluncurkan di masa depan, dan postingan terbaru di  blog Lachapelle ikut menegaskan hal ini  bahwa Google sedang menggarap aplikasi video calling,  namun dibedakan dengan Google Duo, mungkin karena Duo adalah aplikasi satu-satu panggilan video daripada panggilan konferensi dan tampaknya mungkin bahwa Google akan menjabarkan  teknologi Limes Audio untuk semua sistem panggilan video besutan Google di beberapa aplikasi di masa depan. (Nariswari)

Sumber: AndroidHeadlines

 
PROFESSIONAL SERVER
HashFlare